Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA EROPA (29 September 2014): Hong Kong Rusuh, Stoxx Europe 600 Turun 0,46%

Indeks acuan bursa saham eropa, Stoxx Europe 600, berbalik melemah pada pertengahan perdagangan Senin (29/9/2014), dipicu koreksi sektor perbankan yang terpengaruh kericuhan di Hong Kong.Indeks Stoxx Europe 600 pada pukul 18.26 WIB atau sekitar 02.26 waktu London, indeks tersebut terpantau ada di level 340,71 atau terkoreksi 0,46%. Sampai dengan saat itu, indeks bergerak di kisaran 340,6 hingga 342,77.

Bisnis.com, JAKARTA -- Indeks acuan bursa saham eropa, Stoxx Europe 600, berbalik melemah pada pertengahan perdagangan  Senin (29/9/2014), dipicu koreksi sektor perbankan yang terpengaruh kericuhan di Hong Kong.

Indeks Stoxx Europe 600 pada pukul 18.26 WIB atau sekitar 02.26 waktu London, indeks tersebut terpantau ada di level 340,71 atau terkoreksi 0,46%. Sampai dengan saat itu, indeks bergerak di kisaran 340,6 hingga 342,77.

Berdasarkan data Bloomberg, dari 601 saham yang tercantum, terdapat 194 saham yang bergerak menguat, sedangkan 398 melemah, dan 9 stagnan. Sektor perbankan anjlok paling tajam, yakni 1,27% diikuti sektor sumber daya pokok yang melemah 1,08%.

Otto Waser, Chief Investment Officer R&A Research & Asset Management AG di Zurich, mengatakan demonstrasi di Hong Kong menambah ketidakpastian di pasar.

“Ekonomi Eropa terus melemah, dan iklim bisnis secara keseluruhan membebani kinerja pasar,” ujarnya seperti dikutip Bloomberg, Senin (29/9/2014).

Kepercayaan ekonomi di zona euro melemah pada September 2014. Komisi Eropa di Brussels mencatat indeks sentimen eksekutif dan konsumen merosot ke 99,9 dibandingkan dengan 100,6 pada Agustus 2014, terendah sejak November 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper