Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

CIMB Principal Yakin Dana Kelolaan Melesat 68%

PT CIMB Principal Asset Management optimistis memperoleh dana kelolaan sebesar Rp4 triliun di akhir tahun 2014 atau tumbuh 68,77% dibandingkan dana kelolaan 2013 sebesar Rp2,37 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA - PT CIMB Principal Asset Management optimistis memperoleh dana kelolaan mencapai Rp4 triliun akhir tahun ini atau tumbuh 68,77% dibandingkan dengan realisasi 2013 sebesar Rp2,37 triliun. Target itu diyakini tercapai seiring dengan semakin bervariasinya produk perusahaan.

Presiden Direktur CIMB Principal Asset Management (CPAM), Fajar R Hidajat mengatakan, sepanjang semester I 2014 perusahaan telah menerbitkan lima produk reksadana baru.

"Produk baru itu yakni dua produk reksadana fix income, dua produk reksadana terproteksi dan satu produk reksadana campuran syariah. Kontribusi masing-masing produk terhadap AUM cukup signifikan," ujar Fajar kepada Bisnis, Jumat (22/8/2014).

Fajar menjelaskan, hingga Juni 2014 nilai AUM perusahaan sebesar Rp2,76 triliun tumbuh 16,5% dibandingkan periode yang sama  2013. Hanya hitungan satu bulan, pada akhir Juli 2013 nilai AUM perusahaan sudah mencapai Rp3,03 triliun. Tidak dipungkiri ini merupakan kontribusi dari produk-produk baru dan baiknya return reksadana.

Fajar mencontohkan dua produk miliknya yang memiliki performa tinggi, yakni, Reksadana CIMB Principal Balanced Strategic Plus, dengan retain 26% dan Reksadana CIMB Principal Indo Domestik dengan retain 27%. Ini merupakan fenomena yang menarik bahwa ritelnya lebih tinggi dari IHSG yang tumbuh sekitar 19%.

Untuk meningkatkan perolehan AUM dan lebih memvariasikan produk, pada semester II/2014 perusahaan juga berencana menerbitkan tujuh produk reksadana baru. Yaitu, satu produk reksadana equity fund, satu produk reksadana pendapatan tetap dan empat sampai dengan lima produk reksadana terproteksi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor :

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper