Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Moodys Investors Ganjar Sritex Rating (P)B1

Lembaga pemeringkat efek Moody's Investors Service memberikan peringkat sementara (P)B1 bagi PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) dan obligasi valas yang akan diterbitkan perseroan senilai US$300 juta.
PT  Sri Rejeki Isman Tbk/JIBI
PT Sri Rejeki Isman Tbk/JIBI

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga pemeringkat efek Moody's Investors Service memberikan peringkat sementara (P)B1 bagi PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) dan obligasi valas yang akan diterbitkan perseroan senilai US$300 juta.

Kedua rating tersebut merupakan yang pertama diraih Sritex, nama lain Sri Rejeki Isman. Obligasi valas tersebut akan diterbitkan oleh anak usaha perseroan Golden Legacy Pte. Ltd. yang akan jatuh tempo pada 2019.

Dalam rilis resmi Moody’s yang diterima Bisnis, Jumat (4/4), dana hasil penerbitan obligasi valas tersebut akan digunakan untuk membayar utang Sritex sekitar US$200 juta dan sisanya akan dipakai untuk belanja modal sejumlah rencana ekspansi perseroan.

Sebagai informasi, peringkat yang diberikan merupakan provisional rating yaitu rating sementara yang diberikan untuk aksi korporasi tertentu. Moody’s akan mencabut atau mengganti peringkat tersebut setelah emisi obligasi dilaksanakan.

“Rating tersebut merefleksikan Sritex posisinya masih relatif kecil di industri tekstil global,” kata Brian Grieser, Vice President Senior Analyst Moody’s.

Peringkat tersebut, lanjutnya, juga mencerminkan risiko perseroan terkena dampak dari volatilitas harga komoditas. Di sisi lain, kemampuan Sritex menjaga margin keuntungan secara kompetitif menjadi faktor pendukung peringkat itu.

Sritex terbantu oleh posisinya sebagai perusahaan tekstil terintegrasi dengan beban upah tenaga kerja yang lebih murah dibandingkan kompetitor lainnya di dunia internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maftuh Ihsan

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper