Minggu, 23 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

HARGA KARET: Capai Titik Tertinggi Dalam 2 Bulan

Immanuel Giras Pasopati   -   Jum'at, 10 Mei 2013, 14:56 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COMTOKYO—Harga karet melonjak ke level tertinggi dalam 2 bulan, setelah mata uang Jepang menembus level 100 per dolar AS untuk pertama kalinya dalam 4 tahun, yang berakibat meningkatnya daya tarik kontrak berjangka berdenominasi yen.

Harga karet untuk pengiriman Oktober 2013 naik ke level tertinggi sejak 13 Maret sebanyak 4,1% menjadi ¥288,1 per kg (US$2.858 per ton) di Tokyo Commodity Exchange. Nilai kontrak berjangka telah naik hampir 13% dalam minggu ini, reli terbesar sejak 20 Januari 2012.

Yen melemah ke tingkat terendah sejak April 2009, menjadi 100,95 per US$. Mata uang tersebut berada di bawah tekanan setelah data menunjukkan pengangguran AS turun ke level terendah sebelum resesi terakhir.

"Penurunan yen menjadi sebesar 100 per dolar AS mengangkat spekulasi bahwa mata uang tersebut akan memperpanjang kerugian, tetapi meningkatkan selera investor untuk kontrak berjangka di Tokyo," ujar Takaki Shigemoto, analis di perusahaan riset JSC Corp, Jumat (10/5/2013).

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan aplikasi untuk pembayaran asuransi pengangguran turun sebesar 4.000 menjadi 323.000 dalam pekan yang berakhir 4 Mei.  Rerata dalam 4 minggu turun ke level terendah sejak November 2007, menjadi 336.750, sebulan sebelum dimulainya kemerosotan ekonomi terburuk sejak Depresi Ekonomi AS.

Sementara itu, menurut Institut Penelitian Karet Thailand, karet free on board Thailand naik 0,2% menjadi 89,30 baht (US$3.02) per kg, level tertinggi sejak 12 Maret. Thailand, produsen karet terbesar, memperpanjang pembatasan ekspor sampai dengan 60 hari hingga akhir Mei untuk meningkatkan harga.

Adapun, harga karet untuk pengiriman September di Shanghai Futures Exchange naik 0,1% menjadi 20.355 yuan (US$3,320) per ton. Lebih lanjut, data dari China Association of Automobile Manufacturers menunjukkan penjualan kendaraan penumpang di China naik 13% pada April. (sep)


Source : Bloomberg

Editor : Sepudin Zuhri

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.