Kamis, 24 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Harga emas akan naik atau turun?

Editor   -   Sabtu, 17 Desember 2011, 15:58 WIB

BERITA TERKAIT

 

Pendapat pialang komoditas tentang  nasib harga emas
PersepsiSuara
Bullish (harga naik)48%
Bearish (harga turun)38%
Netral14%
Sumber: Survei Bloomberg terhadap 21 pialang

JAKARTA: Pekan kedua bulan Desember boleh dibilang merupakan mimpi  buruk bagi penggiat bisnis emas ritel di Tanah Air, karena harga logam mulia itu meluncur tajam jika dibandingkan dengan harga pada awal bulan ini.

 

Jika kita menggunakan acuan harga emas ritel dari PT Aneka Tambang (Antam),  maka telah terjadi penurunan harga emas sebesar Rp27.000/gram selama periode 1-16 Desember 2011.

 

Pada Kamis 1 Desember 2011,  BUMN tambang  itu mematok harga emas Rp569.000/gram untuk emas batangan ukuran terendah 1 gram.  Kemarin (Jumat,16 Desember) Antam mematok harga jual emas batangan 1 gram Rp542.000,artinya terjadi penurunan Rp27.000/gram.

 

Posisi harga emas Jumat 17 Desember boleh dibilang lebih bagus karena sehari sebelumnya  (kamis 15 Desember) harga emas malah berada di level  Rp541.000. Artinya posisi harga emas Kamis turun Rp28.000 jika dibandingkan dengan harga pada awal Desember.

 

Apakah harga emas Antam  kemarin (Jumat 16 Desember) yang naik Rp1.000/gram merupakan indikasi pergerakan naik harga emas untuk pekan depan?  Jawabannya bisa ya atau tidak, karena investor sendiri saat ini masih diliputi kebingungan.

 

Hasil survei  Bloomberg terhadap 21 pialang komoditas menunjukkan 10 orang optimis pasar komoditas emas akan bullish. Artinya, harga emas akan bergairah atau bergerak naik karena tingginya permintaan pembelian.

 

Isitlah bullish diambil dari kata bull (banteng) yang dikonotasikan sebagai pihak pembeli. Bullish adalah istilah di mana angka permintaan dari pembeli lebih tinggi, sehingga harga akan terdongkrak naik.

 

Namun dari hasil survei  Bloomberg itu, 8  orang mengatakan pasar emas justru akan bearishBearish diambil dari kata bear (beruang) yang dikonotasikan sebagai  penjual. Bearish adalah kondisi di mana penawaran dari penjual  melebihi permintaan, sehingga harga akan turun.

 

Tiga investor yang disurvei Bloomberg memilih netral. Artinya investor yang optimis dan pesimis tentang nasib harga emas sama-sama kuat.

 

 Eropa lagi, Eropa lagi!

 

Miguel Perez- Santalla, Wakil Direktur Penjualan Heraeus Precious Metals Management LLC yang bermarkas di  New York, Amerika Serikat, mengatakan pasar dan para investor masih terus mengkhawatirkan kondisi krisis keuangan Eropa.

 

Berlarut-larutnya penyelesaian krisis Eropa, katanya, berpotensi mengangkat harga emas. “Krisis Eropa belum juga terpecahkan, sehingga berpotensi mendongkrak harga emas, karena investor tidak lagi  mempercayai  sistem keuangan,” katanya seperti  dikutip Bloomberg.

 

Namun, para manager keuangan justru memiliki pandangan yang berbeda.  Mereka mengingatkan untuk saat ini emas belum merupakan safe haven atau aset yang aman. Saat ini para investor sedang ‘jatuh cinta’ terhadap dolar AS dan yen yang terus menguat di tengah terpuruknya bursa saham.

 

Daniel Briesemann, analis Commerzbank AG yang bermarkas di  Frankfurt, Jerman, menilai kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap pasar komoditas emas. Dia bahkan kuatir harga emas bisa turun di bawah level US$1.500 per troy ounce.

 

“Saat ini emas bukanlah safe haven. Emas bisa saja turun di bawah US$1.500 untuk jangka pendek,” ujarnya seperti dikutip Bloomberg.

 

Sekadar perbandingan, Jumat (16 Desember) kemarin Indeks Hong Kong Metal Exchange (HKMex Gold) ditutup di level US$1.595,4 per troy ounce atau menguat US$7,0 per troy ounce. Sementara itu Indeks Gold 100 Bloomberg di level US$1.597,9 atau menguat  cukup tajam, yaitu US$20,7 per troy ounce.

 

Dalam situasi di mana kubu bullish dan bearish ‘sama-sama ngotot’, maka langkah yang paling aman adalah mengikuti langkah 3 investor yang memilih abstein saat disurvei  Bloomberg.  Kecuali Anda ingin sedikit merasakan tantangan dengan memilih di salah satu kutub tersebut. (sut)

 

 


Source : Sutarno

Editor : Sutarno

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.